BERSEHATI

 

Bersehati adalah program kedisiplinan seluruh keluarga besar Santa Clara

  • Bersih
  • Rindang
  • Sehat
  • Asri
  • Tertib

Untuk pelaksanaannya :

  1. Kami menyusun program kerja untuk satu tahun pelajaran
  2. Sosialisasi program kepada masyarakat sekolah
  3. Melengkapi sarana dan prasarana ketenagaan
  4. Memberikan pembinaan mengenai kebersihan lingkungan sekolah serta penerapan aturan kebersihan
  5. Evaluasi pelaksanaan program kebersihan
  6. Tindak lanjut

Dimaksudkan :
Para warga sekolah sehati, sependapat melaksanakan dan menjaga agar sekolah menjadi lingkungan yang nyaman dan aman bagi seluruh warga sekolah Santa Clara.

 

Untuk hal tersebut maka dijabarkan program kebersihan sekolah sebagai berikut :

  • Bersih :
    1. Menyediakan tenaga kebersihan yang cukup untuk masing-masing tingkat
    2. Mengatur jadwal pelaksanaan kebersihan di sekolah
    3. Menghimbau para kepala sekolah dan mitra kerja mengatur tugas piket untuk kebutuhan kebersihan sekolah
    4. Menyediakan / melengkapi alat kebersihan
    5. Menyediakan tempat sampah untuk masing-masing tingkat baik di dalam maupun di luar kelas sesuai kebutuhan
    6. Mengadakan tempat sampah basah dan kering.Yang kering dipilah menjadi sampah kertas,sampah plastik & botol, kaleng
    7. Bekerjasama dengan Pak sampah, agar sampah selalu diangkat pada waktunya
    8. Membiasakan warga sekolah untuk membuang sampah ke tempat sampah
    9. Membiasakan para warga sekolah untuk memelihara sarana / prasarana sekolah selalu bersih
    10. Pada waktu yang dibutuhkan, mengadakan kerja bakti
    11. Mengawasi dan mengevaluasi kegiatan kebersihan sekolah
    12. Memberi pembinaan kepada para mitra kerja dan para siswa akan kebersihan diri dan sekolah
  • Rindang :
    1. Penghijauan lingkungan sekolah
    2. Pemeliharaan pohon-pohon untuk dapat terciptanya lingkungan yang teduh, rindang
    3. Mengganti tanaman yang rusak dan mati
    4. Mengadakan penyemprotan peptisida dan pemupukan tanaman
    5. Mengadakan pemangkasan untuk dapat tum buh tunas baru
  • Sehat :
    1. Menghimbau para Mitra Kerja mengenai hidup sehat
    2. Menumbuhkan rasa nikmat warga sekolah akan alam ciptaan Tuhan
    3. Menyediakan makanan / minuman yang sehat untuk kebutuhan warga sekolah
    4. Memberikan pembinaan kepada siswa mengenai kesehatan
    5. Pemeriksaan gigi , mata sesuai jadwal tiap tingkat
    6. Menerapkan larangan merokok dan minum-minuman keras dilingkungan sekolah
    7. Mencegah adanya DB dengan cara mengadakan penyemprotan setiap 3 bulan sekali
    8. Membersihkan selokan-selokan
    9. Menguras tandon dan safetytank
    10. Menciptakan kawasan bebas  dari sterofoam
  • Asri :
    1. Menata segala sesuatunya dengan memperhatikan keindahan
    2. Pengecatan segala sesuatunya sesuai dengan keserasian dan yang  dapat dinikmati
    3. Menghimbau para orang tua murid untuk dapat meninggalkan halaman sekolah setelah anak masuk
    4. Menghimbau kepada para penjual agar tidak berjualan di depan sekolah
  • Tertib :
    1. Menghimbau para mitra kerja dan siswa untuk memperhatikan ketertiban waktu masuk dan pulang
    2. Ketertiban bagi para pengantar dan penjemput
    3. Tidak ada yang menunggu anak di halaman sekolah
    4. Tertib dalam berpakaian pada saat ke sekolah bagi orangtua murid
    5. Tertib waktu dan pakaian bagi Mitra Kerja dan siswa
  • Keamanan :
    1. Menjaga situasi didalam maupun disekitar lingkungan sekolah agar menjadi tempat yang aman bagi anak dan masyarakat sekolah
    2. Mengambil tindakan prefentif bila ada situasi kurang aman yang timbul baik di dalam maupun di sekitar lingkungan sekolah
    3. Menempatkan para petugas keamanan sekolah di lingkungan sekolah
    4. Membina anak-anak lewat ekstra PKS
  • Kekeluargaan :
    1. Penyampaian kegiatan sekolah lewat edaran
    2. Menghadapi dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan
    3. Mengadakan kegiatan bersama seperti pertemuan, rekoleksi, wisata rohani, bazar, pagelaran kreasi dan seni
    4. Kunjungan keluarga
    5. Pemberian ucapan selamat pada saat hari raya dan ulang tahun

Semua ini dilakukan dalam suatu kerjasama yang baik antara orangtua / wali murid dan sekolah sebagai wujud kekeluargaan demi terciptanya rasa aman dan ketenangan, kenyamananan bagi siswa / i di dalam belajar.

 

PROSES PENGELOLAAN SAMPAH

Proses pengelolaan sampah yang dilakukan di sekolah Santa Clara adalah sebagai berikut : 

  • Sampah Kering

Sampah kelas dimasukkan ke tempat sampah yang ada di kelas masing-masing. Selesai jam sekolah petugas piket kelas mengeluarkan sampah kelas dan di masukkan ke tong sampah yang ada di luar kelas. Sampah diluar kelas dimasukkan di tong sampah yang disediakan di berbagai tempat di halaman sekolah dan di galery luar. Setiap masyarakat sekolah berusaha membuang sampah pada tempatnya dan bila menemukan sampah di halaman sekolah, diambil dan di masukkan ke tempat sampah.

Setelah selesai jam sekolah, para karyawan sekolah membersihkan seluruh lingkungan sekolah. Sampah-sampah  ditaruh ke tempat sampah umum sesuai dengan jenisnya. Sampah basah disendirikan, ada yang dijadikan kompos dan lainnya dibuang di tempat sampah basah. Sampah kering yang berupa botol plastik, gelas plastik, kertas koran, atau kardus diberikan kepada para pemulung.

Sampah kertas yang masih layak, dipotong-potong dengan alat pemotong kertas, kemudian digunakan oleh para suster untuk pengiriman barang. Sampah kering, kertas yang masih layah dipakai untuk catatan atau amplop, kantong-kantong plastik yang masih dapat digunakan, disimpan lagi untuk digunakan lagi. Sampah kering lainnya dibuang di tempat sampah kering yang berada di sebelah utara di luar pagar sekolah. Para pemulung mengambil juga sampah-sampah yang masih dapat didaur ulang, dan sisanya diangkut oleh tukang sampah ke tempat pembuangan umum.

  • Sampah Basah

Sampah basah atau sisa makanan dan daun-daun, sedang dicoba untuk dijadikan kompos. Sampah basah lainnya dibuang ditempat sampah basah di depan biara. Pohon-pohon yang ditebang, daun-daunnya ditempatkan di tempat sampah basah. Dahan dan ranting diberikan kepada mereka yang membutuhkan untuk kayu bakar.

  • Dalam situasi tertentu bila ada sampah dari pohon yang dipotong dan bekas bangunan, maka kami menyewa truk angkutan untuk membuang sampah tersebut ke TPA.

 

Cara-cara penerapan program kebersihan :

  1. Pembinaan pada awal tahun ajaran kepada murid baru dan mengingatkan murid yang sudah lama
  2. Pelatihan untuk memungut sampah sehabis istirahat
  3. Memasang slogan-slogan tentang kesehatan, kebersihan, keindahan
  4. Membebaskan area sekolah dari segala macam bentuk penjualan dengan pendekatan dan pengarahan kepada orang-orang yang ingin berjualan di sekitar lingkungan skolah
  5. Pembagian tugas piket guru untuk mendampingi dan memotivasi anak yang membuang sampah di tempat sampah yang tersedia
  6. Pembagian tugas untuk seluruh karyawan dalam menjaga kebersihan sekolah setiap hari
  7. Mengadakan program-program kerja bakti bersama
  8. Selesai mengadakan kegiatan perayaan bersama, seluruh masyarakat sekolah secara gotong royong membersihkan lingkungan sekolah
  9. Para peminjm gedung di wajibkan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

 

Sarana-sarana kebersihan yang disediakan :

  1. Tempat sampah di tiap kelas dan ruang kerja serta diseluruh lingkungan sekolah
  2. Tempat sampah basah dan kering
  3. Tempat pemilahan  sampah
  4. Peralatan untuk membersihkan dan bahan pembersih tersedia di berbagai tempat yang diperlukan
  5. Di depan WC disediakan wastafel, sabun, dan lap tangan .Handuk lap tangan diganti setiap hari dan di laundry
  6. Tersedia air PAM